Akhirnya Seperti Ini

Akhirnya seperti ini.., segala hal yang aku harapkan, akhirnya seperti ini..
Aku tidak tau lagi bagaimana mendeskripsikan perasaanku.. Aku sedih.. Sakit.. Dan terluka..
Namun jauh di lubuk hatiku yang paling dalam aku merasa amat lega..

Ya Allah.. Baru kali ini aku merasakan perasaan yg seperti ini.. Baru kali ini, aku harus melepaskan sosok yg selama ini kuyakini dialah milikku..

Ya Rabb.. Ini semua amat menyakitkan untukku.. Melepaskan yang sejatinya kuanggap milikku ternyata sangat menyakitkan..

Hingga detik ini.. Aku masih sangat mencintai dia.. Hingga kinipun.. Aku masih sangat merindukan ia.. Tawanya.. Candanya.. Senyumnya.. Semuanya.. Segala hal tentang dia bagaikan putaran roll film di dalam kepalaku..

Dan malam ini.. Aku masih saja menunggu kepulangan dia dari bekerja.. Meskipun aku tidak mengontak dia.. Meskipun aku tau.. Aku tidak akan lagi dapat kabar darinya.. Namun entah mengapa.. Mata ini tidak mau terpejam tidur..

Ya Rabb.. Aku sangat mencintai dia.. Kupilih jalan ini karena aku sangat mencintai dia.. Engkau Maha Tahu apa yg ada di dalam hatiku..

Namun Engkau telah menetapkan aturan.. Dan aku harus mengikuti aturan Mu..

Ya, Engkau yang selama ini selalu ada disisiku.. Yang tidak pernah meninggalkan aku sedikitpun..

Ya Rabb.. Bertemu dengannya adalah ujian terbesar dan terberat dalam hidupku.. Saat aku harus melepaskan dia.. Karena Engkau melarang segala sesuatu yg tidak halal..

Aku tahu.. Aturan itu Engkau buat karena rasa cinta Mu kepada kami makhluk wanita di bumi..

Namun tetap saja.. Hati ini sakit.. Hati ini sedih.. Dan hati ini kecewa..

Kecewa karena sikapnya terhadapku.. Namun aku tau.. Itu adalah salah satu cara Mu untuk melepaskan kami dari ikatan yang tidak halal..

Ya Rabb.. Tolong lindungilah ia dan keluarganya.. Tuntunlah dan bimbinglah dia agar senantiasa selalu berada di jalanmu..

Dan bila memang dia bukan untukku.. Tolong kuatkan hatiku.. Tolong tegarkan hatiku, untuk menerima segala ketentuan takdir Mu..

Jodohku, sudah tertulis semenjak aku di dalam kandungan.. Apakah itu ia? Namun rasanya tidak mungkin.. Melihat bagaimana dia selama ini..

Namun lagi2 aku sangat mencintainya.. Kusibukkan diriku dengan keras agar tak teringat tentangnya..

Namun tetap saja.. Adu satu ruang kosong di dalam hatiku.. Satu ruang yg kini terasa amat hampa..

Rabb.. Maaf.. Bila aku amat mencintai Makhluk Mu.. Maaf bila rasa cinta ini mengalahkan rasa cintaku kepadaMu..

Dan kini.. Engkau meminta aku memilih.. Engkau tunjukkan jalannya.. Dan aku kembali pada Mu..

Tolong berjanji kepadaku.. Bahwa Engkau akan menjaganya untuk aku..

Ya Allah.. Terimakasih atas ujian yang telah Engkau berikan kepadaku saat ini.. Terimakasih... 
Dan mohon jagalah aku.. Dari segala sesuatu yang tidak Engkau ridhai..

Kisah Seekor Kupu Kupu

Ada seeokor kupu kupu
Ia telah terbang melanglang buana
Tak perduli, tak terikat oleh satu bungapun

Kemudian, ia melihat sebuah bunga nan cantik
Nan indah, lalu ia menghampiri bunga tersebut
Untuk pertama kali dalam hidupnya ia tak pernah ingin jauh dari bunga tersebut

Setiap hari ia selalu kembali, kembali, dan kembali lagi kepada bunga tersebut
Keindahannya telah membuat kupu kupu tersebut tak bisa lepas dari sang bunga

Hingga pada suatu hari, bunga itu hilang entah kemana
Yang ia temukan hanya sebuah bunga layu dengan tangkainya yang berduri
Ia mencari cari kemana bunga yang selama ini membuatnya selalu kembali

Meskipun begitu, ia tetap kembali setiap harinya mengunjungi tempat tersebut
Mekipun yang ia temukan hanya setangkai bunga layu nan berduri
Ia terus berusaha hinggap, mencari cari dan menjaga bunga tersebut

Hingga ia menyadari bahwa sayap sayap indahnya telah sobek dan terluka oleh banyaknya duri yang menancap pada bunga tersebut.
Luka luka tersebut semakin banyak dan semakin membuatnya tidak bisa terbang

Lalu ia tersadar, bahwa keindahan bunga yang selama ini ia harapkan telah hilang
Telah pergi meninggalkan sebuah kenyataan pahit, bahwa ia terluka oleh batang durinya

Atau..apakah selama ini bunga indah tersebut memang tidak ada?
Apakah selama ini ia telah berhalusinasi? Sehingga ia tak menyadari bahwa yang ada hanyalah setangkai bunga layu yang berduri

Akhirnya, dengan sayap yang penuh luka dan sobekan
Kupu kupu itu terbang tertatih meninggalkan sang bunga

Bukan, bukan karena yang ia temukan hanyalah setangkai bunga layu berduri
Namun ia sudah lelah, bertahan pada setiap harapan bahwa bunga itu akan kembali mekar seperti harapannya

Ia sudah lelah menjaga bunga tersebut
Ketika setiap inci dari tangkai bunga tersebut terdapat duri duri

Namun, meskipun begitu ia tidak menyesal telah menjaga bunga tersebut
Karena dengan begitu ia tahu, bahwa yang terlihat indah tidak selamanya akan menjadi indah

Dan ia akhirnya, untuk dapat melepaskan bunga tersebut agar kelak bunga tersebut dapat kembali mekar, kembali indah
Walaupun tidak ada ia yang menjaga bunga tersebut

Kupu kupu itu pun akhirnya terbang menjauh pergi, jauh, dan jauh
Entah kemana dia akan pergi
Namun yang jelas ia tidak akan mudah terperangkap oleh sesuatu yang nampak indah dimatanya

"Karena ia tidak menemukan apa yang sesungguhnya ia cari disana, dikeindahan kelopak bunga tersebut"

-THE END-

Aku Hanya Perempuan Sederhana

Aku hanya perempuan sederhana
Yang bermimpi untuk memiliki sebuah cinta yang sederhana
Cinta yang hanya dapat ia rasakan dari sosok terkasihnya

        Aku hanya perempuan sederhana
        Yang bercita-cita memiliki sebuah keluarga kecil penuh cinta
        Keluarga yang dibangunnya dengan sosok yang dicintai

Aku hanya perempuan sederhana
Tak banyak yang aku inginkan
Hanyalah sebuah kesetiaan dan tanggung jawab

Ketika Hati Mulai Mencari Fitrahnya

Wahai hati..
Mengapa harus seperti ini?
Berhentilah untuk terus menunjukan fitrahmu
Aku tahu ini memang sudah saatnya kau membuka gerendel pintumu

Namun, bisakah jangan sekarang?
Saat aku ingin terbang tinggi melanglang angkasa
Aku sungguh tak berdaya dengan hasrat dan keinginanmu
Yang kian hari kian memaksa

Maafkan aku..
Sang Maha Pemilik Hati telah menitipkanmu padaku
Olehkarenanya aku harus menjagamu

Mengendalikan hasrat dan keinginanmu untuk memiliki sesosok tambatan

Duhai hati..
Berhentilah berdebat denganku
Berdamailah dengan keimanananku
Sosok yang saat ini sangat kamu inginkan
Belum tentu ia adalah yang terbaik bagi dirimu.

Lupakah kamu bahwa kamu pernah terluka?
Lupakah kamu bahwa kamu pernah disinggahi sebuah ketidakpastian?
Dewasalah!


Logikaku sudah lelah dengan semua ini
Mengapa dirimu tidak pernah lelah?
Kini.. biarkan Sang Maha Cinta yang mengatur segalanya untukmu

Biarkan Ia, Sang Maha Pengasih dan Penyayang memberikan teman hidupmu.

Duhai hatiku..
Ketahuilah, bahwa dirimu sangat rapuh
Satu nama tidak akan sanggup kamu tampung tanpa meminta ridha-Nya.


Logikaku sudah berusaha untuk membatasi ruang gerakmu
Menjaga agar dirimu tidak hilang kendali

Wahai hati..
Patuhlah kepada-Nya
Bantu aku untuk selalu mencintai-Nya
Karena dirimu sumber dari segala keimananku

Dan kini..
Berdamailah denganku
Logikau
Keimananku
Dan yakinlah, bahwa satu hati tambatan mu nanti
Sedang dipersiapkan Tuhan hanya untukmu.

Hati yang belum tergoreskan
Hati yang belum terperban
Dan hati yang selalu dalam cinta-Nya
Dan membimbingmu kepada cinta-Nya











Bahagia Itu Sederhana

Bahagia Itu Sederhana
Selama ini.. aku selalu mencari apa makna kebahagiaan, aku selalu bertanya-tanya apakah aku bahagia, Bagaimana aku dapat mencapai sebuah kebahagiaan. Namun kini.. aku mengerti, bahwa bahagia itu sederhana.

Melihat anak-anak kecil yang tertawa lepas, selalu tersenyum dan menampakkan binar indah dikedua bola mata mereka, semakin membuat aku merenung, bahwa sesungguhnya kebahagiaan itu begitu dekat.

“Biasa-Biasa Aja Lagi” :p

Itu adalah sebuah kata-kata ajaib yang selalu dikatakan guru matematika semasa SMA ku dulu. Perkenalkan, beliau bernama Cut A. Yusvidar beliau lahir di Aceh pada 57 tahun silam. Biasanya aku dan teman-teman sekelas lainnya memanggil beliau dengan sebutan “Bu Cut”.

“Woyy Bu Cut udah dateng! Buruan-buruan! Beresein makanannya!” ahahahahah itulah yang biasa dikatakan anak-anak dikelasku ketika memasuki mata pelajaran MTK. Galak? Wooww gak perlu ditanya lagii! Beliau masuk ke dalam daftar salah satu guru killer disekolahku. Setiap pelajaran matematika seluruh kelas langsung mendadak sunyi, focus dan tak ada suara bising sedikitpun.

Namun, walau begitu beliau merupakan guru terfavorit selama 4 tahun berturut-turut! meskipun beliau memiliki image yang “galak”, tegas dan tak terbantahkan namun sesungguhnya beliau merupakan sosok yang inspiratif dan merupakan seorang motivator yang handal.

Bagiku, beliau memiliki makna tersendiri di dalam hati, tempat tersendiri yang lain yang tidak bisa digantikan oleh siapapun…
Semuanya berawal ketika aku masih kelas 1 SMA

Sahabatsahabat:p

Hollaaa! ^^ kali ini aku akan menulis tema tentang persahabatan ;) Yap! Sahabat emang penting banget di dalam kehidupan sosialisasi kita sebagai umat manusia. Tanpa sahabat hidup ini akan terasa sangaaaaaatt hampaa :’) oleh karena itu kehadiran mereka di kehidupan kita juga harus diapresiasi dengan setinggi-tingginya. Setuju? ^^

Okaay, aku akan cerita mengenai 2 sosok sahabat yang telah menemaniku semenjak SMA sampai sekarang :D mereka adalah “Agee” dan “Agrin” ;) hampir mirip ya namanya hihi x)) mereka ini paling tau dan paling bisa yang namanya bikin aku selalu tertawa. Mereka yang selalu mengingatkan dikala aku malas belajar :’) standing aplause banget deh buat mereka :D
Aisyah Maimunah. Diberdayakan oleh Blogger.

Home Ads

Press

My Life

Latest in Sports

Like us

Vertical Resize - Hello Kitty